Harga Emas Berjangka Anjlok ke Level Terendah dalam Seminggu : Okezone Economy



JAKARTAHarga emas berjangka anjlok ke level terendah satu minggu pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB). Harga emas turun setelah Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell mengisyaratkan kenaikan suku bunga besar tahun ini untuk memerangi inflasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, tergelincir USD8 atau 0,41%, menjadi ditutup pada USD1.921,50 per ounce.

Harga emas sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga AS, karena mereka meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell berucap bahwa pembuat kebijakan perlu bergerak “secepatnya” karena inflasi semakin panas, dan dia meningkatkan kemungkinan kenaikan 50 basis poin (bps) pada pertemuan mendatang, mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS naik.

Sikap hawkish Powell memicu aksi jual di pasar obligasi yang tajam dan mengirim imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun ke level tertinggi sejak Mei 2019.

Presiden Fed St Louis James Bullard berucap bahwa Federal Reserve perlu bergerak agresif pada kenaikan suku bunga.


“Fakta bahwa Fed siap untuk melakukan kenaikan setengah poin versus seperempat poin bergerak maju semuanya cukup hawkish dan telah mendorong emas lebih rendah,” kata ahli strategi pasar senior RJO Futures Bob Haberkorn.

Meskipun demikian, tekanan pada emas telah relatif diredam karena fokus investor adalah pada konflik Ukraina, dengan setiap perkembangan besar kemungkinan akan memicu perubahan harga yang tajam, kata para analis.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 40,9 sen atau 1,62%, menjadi ditutup pada USD24,904 per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun USD19,6 atau 1,88% menjadi ditutup pada USD1.025,10 per ounce.

economy.okezone.com Adalah Provider Penyedia Berita ini dengan Sumber Link Berita Asli

Semua Copyright dari Berita dimiliki oleh economy.okezone.com & Untuk Request penghapusan berita & sumber dapat melalui admin@obligasi.com