Emas Anjlok 1,2% di Tengah Perundingan Damai Rusia-Ukraina : Okezone Economy



CHICAGO Harga emas anjlok pada akhir perdagangan Senin. Harga emas turun karena selera risiko investor meningkat menyusul meredanya guncangan atas perang Rusia-Ukraina di tengah tanda-tanda diplomasi kedua belah pihak kemungkinan berhasil.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange anjlok USD24,2 atau 1,22% menjadi USD1.960,80 per ounce. Emas mencapai terendah sesi di USD1.952,20 yang menandai titik terendah sejak 4 Maret.

Baca Juga: Orang RI Mulai Banyak Jual Emas Imbas Perang Rusia-Ukraina

Putaran keempat pembicaraan damai antara Rusia-Ukraina meningkat. Hal ini membuat selera risiko investor juga berganti.

“Ada beberapa perkembangan yang berpotensi positif di medan perang Rusia-Ukraina dan itu telah mendorong reli pasar ekuitas dan merusak pasar logam,” Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff, dikutip dari Antara, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp3.000, Dekati Rp1 Juta/Gram

Selain itu, imbal hasil acuan obligasi pemerintah AS 10-tahun yang meningkat juga menekan harga emas. Di sisi lain, Federal Reserve diperkirakan akan menaikkan suku bunga minggu ini.

Investor juga menunggu penutupan dan pengumuman pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu (16/3/2022). Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada Rabu (16/3/2022) setelah pertemuan FOMC ditutup.

“Terlepas dari suasana risk-on (pengambilan risiko) di seluruh pasar, Saya belum akan menyebut ini (reli baru-baru ini) sebagai puncaknya emas, karena situasi (Ukraina) ini masih belum pasti. Ini sangat cair,” kata Analis Julius Baer, Carsten Menke.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun 86,2 sen atau 3,3% menjadi USD25,298 per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun USD36,3 atau 3,33% menjadi USD1.052,3 per ounce.

economy.okezone.com Adalah Provider Penyedia Berita ini dengan Sumber Link Berita Asli

Semua Copyright dari Berita dimiliki oleh economy.okezone.com & Untuk Request penghapusan berita & sumber dapat melalui admin@obligasi.com