Bikin Anak Muda Melek Pasar Modal lewat Galeri Investasi BEI di Binus



loading…

Adapun Galeri Investasi BEI di Binus University ini adalah ke-643 dari 645 yang tersebar di seluruh Indonesia dengan mitra MNC Sekuritas. Harapannya dapat semakin menumbuhkan semangat berinvestasi generasi muda di pasar modal. Foto/Dok

BEKASI – Kepala Unit Pengelolaan Wilayah 3 Divisi Pengembangan Pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) , Tita Mustikarini mengapresiasi, peresmian Galeri Investasi di Binus University Bekasi dan Alam Sutera. Adapun Galeri Investasi BEI di Binus University ini adalah ke-643 dari 645 yang tersebar di seluruh Indonesia dengan mitra MNC Sekuritas .

Galeri Investasi BEI di Binus University telah dinyatakan aktif dan resmi beroperasi sejak 28 Januari 2022, namun situasi masih pandemi Covid-19 maka baru pada kesempatan kali ini diresmikan secara hybrid.

“Kami berharap dengan adanya Galeri Investasi BEI di Binus University dapat semakin menumbuhkan semangat berinvestasi generasi muda di pasar modal, menciptakan generasi yang lebih melek investasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat khususnya mahasiswa dan mahasiswi,” kata Tita dalam Peresmian Galeri Investasi BEI di Binus University Bekasi, Kamis (31/3/2022).

Baca Juga: Direktur MNC Sekuritas: Banyak Tergiur Cepat Jadi Crazy Rich, Ternyata Crazy Beneran

Perlu diketahui, saat ini demografi usia investor saham di pasar modal Indonesia sampai akhir Februari 2022 didominasi oleh kelompok usia muda sebanyak 59,3% investor. Kelompok investor usia muda ini berusia sekitar 18-30 tahun.

Jumlah investor di rentang usia tersebut meningkat secara signifikan yakni lebih dari 1,1 juta investor atau 68,2% dari total investor baru sepanjang tahun 2021.

Saat ini lanjut Tita, jumlah investor pasar modal baik saham, obligasi, reksadana, maupun instrumen lainnya berjumlah 8,1 juta investor. Sedangkan jumlah investor khusus saham sebanyak 3,6 juta investor.

Dari data tersebut menunjukkan bahwa optimalisasi digital yang dimulai sejak tahun 2019 dan dimaksimalkan tahun 2020, serta dilanjutkan dengan sinergi dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan pasar modal telah menjadi kekuatan pengembangan investor di tahun 2021.

“Yang juga menjadi alasan utama optimisme kami bahwa peningkatan jumlah investor baru di tahun ini akan semakin pesat,” ujar Tita.

ekbis.sindonews.com Adalah Provider Penyedia Berita ini dengan Sumber Link Berita Asli

Semua Copyright dari Berita dimiliki oleh ekbis.sindonews.com & Untuk Request penghapusan berita & sumber dapat melalui admin@obligasi.com