Bank AS Proses Pembayaran Bunga Obligasi Rusia Rp946 M



Jakarta, CNN Indonesia

Bank asal AS JPMorgan Chase & Co memproses pembayaran bunga obligasi Rusia yang jatuh tempo pada 2029 sebesar US$66 juta atau Rp946,63 miliar (asumsi kurs Rp14.343 per dolar AS). Hal ini menunjukkan bahwa Rusia mampu menghindar dari jebakan gagal bayar (default) untuk kedua kalinya dalam beberapa hari terakhir.

Mengutip Reuters, Rabu (23/3), JPMorgan memproses pembayaran tersebut sebagai bank koresponden dan menyerahkan ke Citigroup Inc yang berlaku sebagai agen pembayaran mendistribusikan dana ke pemegang obligasi.

Rusia seharusnya membayar bunga sebesar US$66 juta kepada pemegang obligasi pada Senin (21/3) lalu. Namun, negara beruang merah itu masih memiliki waktu 30 hari  sejak jatuh tempo untuk membayar bunga.

Sementara, Rusia membayar bunga atas dua obligasi negara pada pekan lalu. Hal ini mengurangi keraguan negara lain terkait kemampuan Rusia dalam membayar utang setelah menginvasi Ukraina.

Dengan melakukan pembayaran, Rusia berarti menghindari default sejak krisis keuangan 1998 dan yang pertama pada obligasi internasional sejak revolusi 1917.

Saat ini, Rusia memiliki 15 obligasi internasional yang beredar dengan nilai nominal sekitar US$40 miliar. Sebelum perang dengan Ukraina, sekitar US$20 miliar dipegang oleh dana investasi dan pengelola uang di luar Rusia.

Meski sudah berhasil membayar bunga obligasi saat ini, Rusia masih memiliki utang yang jatuh tempo pada 28 Maret 2022 sebesar US$102 juta dan 31 Maret 2022 sebesar US$447 juta.

Kemudian, Rusia harus membayar utang pokok mencapai US$2 miliar. Utang itu jatuh tempo pada 4 April 2022.

Jika Rusia tak membayar utang tepat waktu, maka negara beruang merah itu akan dianggap mengalami gagal bayar.

[Gambas:Video CNN]

(aud/bir)


www.cnnindonesia.com Adalah Provider Penyedia Berita ini dengan Sumber Link Berita Asli

Semua Copyright dari Berita dimiliki oleh www.cnnindonesia.com & Untuk Request penghapusan berita & sumber dapat melalui admin@obligasi.com